Senin, 23 Juli 2012

Yakini Kebenaran Islam Dahulu, Baru Syahadat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Sangat penting bagi mualaf untuk mengetahui dan membenarkankan ajaran Islam sebelum ia memutuskan untuk menjadi muslim. Dengan begitu, ketika proses pembinaan berlangsung, ia kian mantap mendalami ajaran Islam.
Pendiri Pesantren Mualaf Annaba Center, Syamsul Arifin Nababan, menjelaskan ada tiga tahapan yang perlu dilalui seorang hendak memeluk Islam. Tahapan pertama, disebut Tasdiqun bil Iman, (membenarkan dalam hati bahwa Islam itu benar).
"Jadi, tahapan pertama bukanlah syahadat. Makanya, sering kali ketika seseorang masuk Islam dengan bersyahadat terlebih dahulu maka dalam proses memeluk Islam seperti tidak langgeng," kata dia saat berbincang dengan ROL, Ahad (22/7).
Menurutnya, salah kaprah bila ada seseorang yang menyatakan niat memeluk Islam lalu dianjurkan padanya untuk mengucapkan dua kalimat syahadat. Padahal, ia sendiri belum tahu apa itu Islam. "Untuk mereka yang niat, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu informasi tentang Islam seperti misal lewat riset, kajian, baru setelah itu, setelah yakin baru ucapkan dua kalimat syahadat," kata dia.
Tahapan kedua, lanjut Nababan, adalah Iqrarun Bil lisan (Mengucapkan dua kalimat syadat). Nababan menjelaskan. dalam surat Al-Hujurat ayat 14, disebutkan tidaklah seseorang menjadi Islam ketika hatinya belum membenarkan Islam.
Tahapan terakhir, Amalun bil Arkan (mempraktekkan apa yang telah kita benarkan), surat al-an'nam, ayat 125 dijelaskan siapa yang diinginkan Allah (mendapat hidayah) maka Allah akan memberikan kemudahan kepada mereka. "Saya dahaulu, juga seperti itu, saya tidak pede ketika melihat Alquran berbahasa Arab. Tapi alhamdulillah, hanya seminggu saya bisa menghafal Alquran," kata dia.
Jadi, lanjut dia, ketika seseorang hendak menjadi muslim alangkah baiknya untuk mengetahui dan membenarkan Islam. Selanjutnya, ucapkan dengan lisan dan praktekkan dengan perbuatan."Urusan sulit atau gampang, Allah SWT telah memberikan 50 persen subsidi kemudahan kepada mereka yang mau mendalami Islam, sementara 50 persen sisanya berasal dari diri anda sekalian," pungkasnya

Kolesterol Buruk Terlalu Banyak? Berpuasalah!


Berpuasa sepanjang bulan Ramadan dari waktu Imsak sampai Magrib diwajibkan bagi seluruh Muslim. Selain melakukannya sebagai ritual, puasa terbukti menyehatkan.

Satu lagi fakta soal ini; kalau selama ini kesehatan Anda terganggu urusan kolesterol buruk di dalam tubuh, bulan Ramadan menjadi waktu yang tepat membereskan kesehatan Anda.

Sebuah studi yang dilakukan UAE, Dubai, menyimpulkan bahwa berpuasa dari Imsak sampai Magrib dapat menurunkan level kolesterol buruk di dalam tubuh. Studi ini dipresentasikan pada Konferensi Kardiologi Dunia di Dubai, April lalu.

Perubahan yang terjadi pada pola makan saat bulan Ramadan berpengaruh pada tekanan kolesterol di dalam darah. Dr. Omar K. Hallak kepada Khaleej Times (14/6) mengatakan bahwa perubahan pola makan tersebut memiliki efek positif terhadap kolesterol walau terjadi peningkatan Indeks Massa Tubuh.

Untuk menurunkan risiko penyakit jantung dan efek-efek kolesterol buruk lainnya, manusia harus menurunkan pula level LDL (kolesterol ‘buruk’) yang biasanya memenuhi arteri dan potensial dapat menyakitkan jantung. Sebisa mungkin, kolesterol di dalam tubuh idealnya memiliki level HDL (kolesterol ‘baik’) yang pas.

Berpuasa di bulan Ramadan sesuatu aturan Islam dapat menurunkan level LDL dan menaikkan HDL sehingga menghasilkan rasio yang pas antara LDL dan HDL.

Rahasia Bugar Vegetarian Saat Puasa


Oleh Erly Susana untuk Yahoo! Indonesia

Bagaimana para vegetarian menyambut bulan puasa?

Indri, seorang karyawan swasta yang telah empat tahun menjadi vegetarian, mengaku tidak risau dengan kesegaran tubuhnya saat berpuasa dan tetap bekerja. Berikut ini kiat yang diberikan Indri berdasarkan pengalamannya.

Menyantap sayur saat sahur
Agar tidak letih pada siang hari, makanlah secukupnya saat sahur. Tidak berlebihan tapi juga tidak kurang. Perbanyak makanan berserat seperti buah dan sayuran, dan yang pasti makanlah makanan yang bergizi (bukan mi instan).
IWalau tidak makan daging, tubuh bisa tetap segar. (Tempo.co)
Begitu pun saat berbuka puasa. Mulailah dengan teh manis hangat (jangan yg bersoda, karena berdampak buruk bagi perut) dan makanan pembuka berupa buah atau makanan ringan. Setelah salat Magrib atau Isya, barulah makan berat. Lagi-lagi, jangan berlebihan.

Air mineral
Indri menyarankan untuk minum air putih yang banyak, sebagai salah satu cara untuk menghidari dari dehidrasi akibat panas matahari dan pendingin ruangan. Entah di kendaraan maupun di ruang kantor. Inilah yang dia alami. Indri merasa tubuhnya tetap segar lantaran banyak minum air mineral.

Olahraga
Wanita berusia 39 tahun ini juga berolahraga ringan saat puasa. “Tapi menjelang buka puasa,” katanya. Setelah menggerakkan seluruh badannya itu, dia merasakan badan lebih segar dalam menghadapi puasa sebulan penuh.

Olahraga ringan yang dimaksud Indri, di antaranya jalan atau lari-lari kecil. Atau, melakukan senam kecil untuk menggerakkan otot-ototnya.

Konsumsi vitamin
Indri termasuk yang tidak lupa dalam mengonsumsi vitamin: A, B, dan C. Tentu tidak harus dalam bentuk pil, tablet, atau minuman. “Vitamin tersebut terdapat pada buah berwarna kuning atau merah, sayur berwarna hijau tua, dan kacang-kacangan,” katanya.

Chaidra Wilda, ahli nutrisi, tidak keberatan atas konsumsi makanan Indri.

Hanya, lebih konkret Era — Chaidra biasa disapa — menuturkan, agar tidak letih pada siang hari, prinsipnya adalah memaksimalkan pasokan tenaga saat sahur. Untuk kebutuhan itu, lanjut mantan Kepala Gizi di Rumah Sakit Dharmais ini, konsumi makan bisa ditambah dengan segelas susu + sesendok madu atau boleh juga selembar keju + sesendok madu.

Sebagai penganut vegeratian seperti Indri, alternatif paling efektif untuk mengganti protein hewani, kata pegawai Departemen Kesehatan ini, adalah susu, keju atau telur.”

Tapi kalau vegetarian murni, lanjutnya, bisa diganti dengan susu kedelai. (Yahoo/Vista)

Puasa Detoks Ala Dr Oz

Anda yang suka menonton “Oprah Winfrey Show” pasti tak asing lagi dengan Dr Oz. Ia adalah pengasuh rubrik kesehatan di acara Oprah, sebelum kemudian membikin acara kesehatan sendiri.

Dr Oz, yang memiliki nama lengkap Mehmet Cengiz Oz, adalah seorang cardiothoracic surgeon (dokter ahli bedah jantung) kenamaan di Amerika. Dokter beragama Islam dan berdarah campuran Turki-Amerika ini mencampurkan metode pengobatan Barat dengan Timur — misalnya akupunktur.
Puasa dapat mengkondisikan tubuh untuk mengeluarkan racun, menurut Dr. Oz. (WPBF)
Bila sedang tidak syuting atau praktik dokter, Dr Oz disibukkan dengan tugasnya sebagai pengajar di Columbia University. Ia juga mengisi kesibukan dengan menulis (ada 400 lebih tulisan — juga beberapa buku telah terbit atas namanya).

Dengan prestasinya yang sedemikian, dikutip dari website Oprah, pada tahun 2009 Dr Oz masuk sebagai salah satu dari 500 tokoh muslim yang menginspirasi dunia.

Di beberapa kesempatan, Dr Oz menyampaikan bahwa puasa adalah salah satu bentuk diet sehat. Puasa, menurutnya, adalah salah satu bentuk detoksifikasi racun-racun yang ada di tubuh. Puasa juga salah satu bentuk detoksifikasi paling alami dan natural yang dapat dilakukan, daripada melakukan diet tertentu.

Menurutnya, puasa dapat mengkondisikan tubuh untuk mengeluarkan racun, karena sebenarnya tubuh manusia telah memiliki sistem detoksifikasi secara alami. Dengan pola makan teratur di bulan puasa, tubuh kita dapat terkondisikan untuk melakukan detoksifikasi secara alami.

Organ-organ metabolisme detoks, yakni hati, usus besar dan ginjal secara sistematis mengolah dan memilah makanan beserta racun yang mungkin terkandung di dalamnya. Puasa akan mengoptimalkan kerja organ metabolisme detoks tersebut sehingga hasil detoksifikasinya lebih lancar dan natural.

Dalam website resminya, Dr Oz memberikan pilihan item menu yang bisa dikonsumsi di saat bulan puasa untuk lebih mengoptimalkan detoksifikasi. Yang pertama adalah nanas, karena mengandung zat yang dapat melancarkan pencernaan.

Yang kedua adalah jahe — yang disebutkan memiliki kandungan yang dapat merangsang kinerja empedu menjadi lebih optimal. Sayuran seledri, lobak, kol dan mentimun juga disarankan untuk dikonsumsi karena juga memiliki kandungan material yang positif bagi proses detoks ini.

Yang ketiga, jangan lupa mengonsumsi pisang yang penuh dengan vitamin B6, salah satu kandungan yang merupakan kunci bagi detoksifikasi.

Untungnya, bahan makanan tadi dapat dicari dengan mudah di pasaran. Dan bila mampu mengkombinasikan menu-menu tadi dengan seimbang, maka tentunya kita akan mampu menjalankan sebulan amal ibadah puasa ini dengan lancar dan efektif. Ibadah didapat, badan pun sehat.

Katherine Bullock: Muslimah yang Rela Menjadi Warga Kelas Dua (2)

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Sembari membungkuk, kedua tangan Katherin menyentuh kedua lututnya. Ia berusaha keras meyakinkan dirinya. "Ya, Allah tolong bantu saya agar menjadi muslim yang baik. Seorang muslim. Tapi Katty,  bagaimana mungkin anda, seorang wanita kulit putih berpendidikan memilih agama yang menjadikan anda seorang perempuan warganegara kelas dua!," gumam dia dalam hati.
Pergulatan dalam diri Katherine belumlah usai. Ia sempat mengutarakan niatnya memeluk Islam kepada kerabat dan teman dekatnya di Kingston. Niatnya itu segera ditentang keras. Kembali pergulatan terjadi. "Inilah perjalanan awal saya," kata dia.
Setiap hari, Katherine selalu termenung. Ia lihat langit penuh bintang. Ia bayangkan semesta alam berputar dalam pikirannya. Ia merasa terhubung dengan sesuatu yang Maha Besar. Tapi ia bertanya-tanya, apakah itu hanyalah halusinasi. Kemampuan berpikirnya meragukan hal itu.
Dalam pikirannya, ia bertanya mengapa manusia tidak bisa melihat Tuhan.  Pertanyaan lain, bagaimana bisa Tuhan mendengarkan milyaran orang berdoa, dan memberikan kehidupan kepada milyaran orang itu dalam hitungan detik. Seolah buntu, ia kembali mencoba untuk shalat. Ia lihat warna hijau sajadah barunya disela jemarinya. "Aku tidak menemukan kunci untuk memahami hal ini," kata dia.
Ketika masih duduk dibangku kuliah, Katherine memiliki bayangan lengkap tentang dunia ini. Memasuki tahun ketiga dan keempat, Bayangan itu runtuh sudah. Ia masih ingat, ketika masih menjadi jamaah gereja. Ia melihat orang yang rajin ke gereja itu cenderung  kuno dan membosankan. Meninggalkan gereja, tak jua membuatnya bahagia.
Ia merasa membutuhkan Tuhan tapi tidak tahu bagaimana cara berkomunikasi dengannya. Setiap ia bertanya kepada gereja, jawaban yang ia dengar adalah dirinya adalah seorang yang berdosa karena mengabaikan Yesus. Lalu ia bertanya, lantas bagaimana dengan orang yang tidak mengenal Yesus apakah ia juga berdosa. "Inilah yang aku alami. Aku kembali ke masa lalu, mencoba memperbaiki apa yang salah," kata dia.