Selamat datang di DKM AL FATAH-ONLINE Sadeng Kaum Blogger - Welcome to DKM AL FATAH - ONLINE Sadeng Kaum Blogger .... Kirim Artikel Anda yang bernuansa Islami, kritik dan saran Anda ke email : dkmalfatah.online@gmail.com kami akan muat ... !!!!
DKM AL FATAH ONLINE SADENG KAUM: Ulama Lebanon: Maulid Nabi SAW Jangan Sebatas Perayaan

LISTEN TO ALQUR'AN ONLINE

Listen to Quran

Kamis, 16 Februari 2012

Ulama Lebanon: Maulid Nabi SAW Jangan Sebatas Perayaan

REPUBLIKA.CO.ID, BEIRUT – Sabtu (4/1) besok, umat Islam di seluruh dunia akan merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Ulama Lebanon mengharapkan hari kelahiran Nabi jangan hanya sebatas perayaan saja, namun merupakan momentum bagi umat Islam untuk tetap menjalankan ajaran Rasululullah SAW.
Dewan Islam Lebanon, Syekh Mohammad Anis Arwadi, mengatakan kelahiran Nabi SAW membawa perubahan signifikan bagi manusia dalam beragama dan berkehidupan sosial.
"Terlepas dari perbedaan dalam menyikapi perayaan Nabi, umat Islam harus fokus usaha mengimplementasikan ajaran-ajaran Nabi," kata dia seperti dikutip thedailystar.com, Jum'at (3/1).
Ulama Lebanon, Syekh Mustafa Al-Jaafari, menilai perayaan kelahiran Nabi Muhammad adalah kesempatan untuk mengingat ajaran-ajarannya. "Peristiwa kelahiran Nabi adalah penting bagi masyarakat. Kita perlu memerhatikan apa yang disampaikan Nabi Muhammad untuk hidup kita," katanya.
Jaafari menambahkan dengan perayaan ini, umat Islam tak lupa harus mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan atas anugerah berupa kedatangan teladan umat manusia. "Sayang, saya belum pernah merayakan kelahiran beliau lantaran situasi keamanan negara memburuk," katanya.
Seperti Indonesia, Lebanon menetapkan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai hari libur nasional. Meski demikian, ada perbedaan pandangan soal perayaan ini. Sebagian masyarakat Lebanon memiliki pandangan bahwa hari besar Islam hanya ada dua yakni Idul Fitri dan Idul Adha. Namun, sebagian lainnya, hari kelahiran Nabi Muhammad SAW merupakan hari besar Islam.
Bagi warga Lebanon yang merayakan hari kelahiran Rasululullah SAW, biasanya mereka menyajikan makanan khas seperti raha, sejenis jelly yang dilapisi kacang dan berkuah air mawar. Coklat dan permen juga camilan yang juga dihindangkan dalam acara perayaan. Dalam beberapa tahun terakhir, warga Lebanon juga bertukar hadiah.
IMG0132B.jpg
Terimakasih, telah membaca artikel mengenai Ulama Lebanon: Maulid Nabi SAW Jangan Sebatas Perayaan. Semoga artikel tersebut bermanfaat untuk Anda. Mohon untuk memberikan 1+ pada , 1 Like pada Facebook, dan 1 Follow pada Twitter. Jika ada pertanyaan atau kritik dan saran silahkan tulis pada kotak komentar yang sudah disediakan.
Share Artikel

Tidak ada komentar: